Perkuliahan

Dalam rangka pencapaian target dan hasil akhir dari proses belajar mengajar di program studi Andrologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga diperlukan penyusunan strategi pembelajaran melalui pemilihan metode dan media pembelajaran peserta didik.

Metode Pembelajaran

Program studi Andrologi menggunakan beberapa metode dalam penyampaian mata ajar kepada peserta didik. Ragam mata ajar dan tuntutan capaian keluaran yang berbeda sesuai tingkat peserta didik menyebabkan metode tiap mata ajar bisa berbeda-beda. Metode yang diterapkan dalam prodi Andrologi adalah sebagai berikut ;

  1. Kuliah : penerangan secara lisan atas bahan pembelajaran dalam sekelompok kelas peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu dalam jumlah yang relatif besar. Metode ini banyak digunakan pada tahap MKDU dan pra klinik dimana sebagian besar merupakan paket akademik tutorial.
  2. Diskusi : proses pembelajaran melibatkan dua peserta atau lebih untuk berinteraksi saling bertukar pendapat dalam menjumpai suatu masalah/ kasus di bidang ilmu Andrologi. Metode ini digunakan hampir pada seluruh mata ajar.
  3. Demonstrasi : metode dimana seorang pengajar atau senior memperlihatkan kepada peserta didik suatu proses/ tindakan/ prosedur yang berhubungan dengan mata ajar yang disampaikan. Misalnya adalah demonstrasi perabaan testis untuk mengetahui varicocele.
  4. Prosedur/Tindakan Terbimbing : metode dimana peserta melakukan suatu prosedur/ tindakan di bidang Andrologi dengan bimbingan/ pendampingan seorang senior/pengajar yang sudah berpengalaman di bidangnya. Seluruh prosedur tersebut harus sesuai dengan standar operasional yang berlaku di Andrologi dan selalu mengingat kaidah keselamatan penderita dan tenaga medis.
  5. Bed side teaching : merupakan metode pembelajaran kepada peserta didik yang dilakukan disamping tempat tidur pasien meliputi kegiatan mempelajari kondisi pasien, wawancara pada pasien/keluarga, pemeriksaan fisik dan diskusi mengenai data yang didapat dari pasien. Metode ini menuntut peserta didik untuk mengaplikasikan kemampuan kognitif, psikomotor dan afektif secara terintegrasi.
  6. Tutorial ; merupakan metode bantuan/bimbingan belajar kepada peserta didik oleh seorang pengajar/tutor yang ditunjuk dengan prinsip kemandirian peserta didik. Kegiatannya meliputi diskusi kasus, referat, tugas baca dll.
  7. Laporan kegiatan (morning report, weekly report dll) : merupakan kegiatan pelaporan aktifitas terjadwal dari kegiatan pelayanan pada penderita yang dilaporkan oleh peserta didik dibawah supervisi pembimbing/senior jaga di unit layanan rawat jalan. Kegiatan ini dapat merupakan alat monitoring dan evaluasi senior/pembimbing terhadap kualitas layanan di institusi yang bersangkutan. Dalam kegiatan ini terjadi diskusi dan pembahasan kasus-kasus khusus terhadap peserta didik.

 

Media Pembelajaran

Media pembelajaran yang digunakan dalam prodi Andrologi adalah sebagai berikut:

  1. LCD, white board, video dan multimedia : digunakan pada metode pembelajaran kuliah, diskusi, tutorial dan laporan kegiatan jaga.
  2. Multimedia 3D : digunakan pada metode pembelajaran demonstrasi, prosedur tindakan terbimbing.
  3. Penderita : digunakan pada metode bed side teaching, prosedur tindakan terbimbing, demostrasi.
  4. Skill laboratorium (dry lab, animal lab) : digunakan pada metode prosedur tindakan terbimbing, demonstrasi.